05 Juli 2017 By admin asrori

Penanda tangan MoU di UP Kaliboja menuju sertifikasi Rainforest alliance

Penanda tangan MoU di UP Kaliboja menuju sertifikasi Rainforest alliance

Tanggal 29 Agustus 2015, merupakan hari yang bersejarah bagi petani teh dan segenap pemangkukepentingannya di wilayah Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara. Hari itu bertempat di Unit Produksi Kaliboja, PT Pagilaran dilakukan penandatanganan nota kesepahaman yang berisi komitmen bersama antar pemangku kepentingan teh, untuk bersepakat mewujudkan sertifikasi kebun teh petani guna mendapatkan sertifikat “Rainforest Alliance” atau lebih dikenal dengan sebutan RA

Mengapa sertifikasi dari Rainforest Alliance? Karena parameter penilaiannya yang komprehensif dan meliputi :

  1. Peningkatan produksi dan kesejahteraan petani
  2. Produksi pertanian dan pengolahan secara berkelanjutan
  3. Pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan petani

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Pagilaran, Dr. Ir. Rachmad Gunadi, M.Si., PT Unilever, Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara Aptehindo Pusat dan Jawa Tengah, Direktur LPPM UGM, Dekanat Faperta UGM, Dewan Komisaris PT Pagilaran dan mahasiswa KKN serta beberapa wartawan media

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Rachmad Gunadi, M.Si., menekankan pentingnya sertifikasi pada semua produk yang dihasilkan oleh PT Pagilaran, termasuk yang berasal dari kebun petani atau dikenal sebagai teh plasma. Dalam kesempatan itu juga diingatkan, bahwa PT Pagilaran merupakan pelopor kegiatan sekaligus pelaksana PIR di wilayah ini sejak tahun 1985.

Kegiatan sertifikasi RA bagi perkebunan teh rakyat ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, bahkan Asia Pasifik. Ada sesuatu yang istimewa dari kegiatan persiapan sertifikasi RA di wilayah ini, yaitu keterlibatan mahasiswa KKN dari UGM dalam membantu kegiatan persiapan RA di komunitas petani dan kebun yang ada di tiga kecamatan, yaitu: Kecamatan Paninggaran, Pandan Arum dan Kalibening.

Sekda Kabupaten Pekalongan dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemda siap membantu kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. Sementara Direktur LPPM UGM menyatakan kesiapannya untuk melibatkan mahasiswa KKN berikutnya guna membantu kegiatan sertifikasi RA di daerah tersebut.

Acara diakhiri dengan penandatangan nota kesepahaman oleh PT Pagilaran, Pemda Kabupaten Banjarnegara dan Pekalongan, Aptehindo, Direktur LPPM UGM, dan PT Unilever serta penanaman pohon sebagai simbol untuk meningkatkan produktivitas teh, kesejahteraan pelaku usaha dan keberlanjutan usaha teh di wilayah tersebut

(ditulis oleh AW)