24 July 2017 By admin

Halal bi Halal bersama UGM

Halal bi Halal bersama UGM

Keluarga Besar PT Pagilaran menyelenggarakan Halal Bi Halal pada hari Senin, 24 Juli 2017 bertempat di Gedung UC Univeristas Gadjah Mada. Penceramah dalam acara ini adalah Dr. dr. Zaenal Muttaqien dari Fakultas Kedokteran UGM yang menyampaiakan hikmah syawalan dengan tema Syawalan, Halal Bi Halal dan Kesehatan Holistik (Bio-Psiko-Sosio-Spiritual).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Rektor UGM  Dr. Paripurna P. Sugarda, S.H., L.L.M (Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni) yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui halal bi halal ini dapat menggalang semangat untuk maju antara PT. Pagilaran dengan UGM. PT. Pagilaran saat ini menajdi bintang UGM yang selalu disampaikan dan suarakan di setiap pertemuan, menjadi Teaching Industry-nya UGM yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pagilaran Dr. Ir. Rachmad Gunadi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. Lebih jauh beliau menyampaikan bahwa semua insan pagilaran tanpa terkecuali merupakan penggerak roda manajemen dan adanya rotasi besar-besaran di tingkat unit produksi saat ini adalah merupakan ijtihad sebagai proses untuk menjadi lebih baik, karena tidak ada perubahan tanpa ada perbaikan.

Acara yang dimulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar. Hadir dalam Halal Bi Halal ini Dekan Fakultas Pertanian UGM, Komisaris Utama PT Pagilaran, Direksi PT Pagilaran, Direksi, Mantan Manajemen dan Direksi, Beberapa Dosen UGM, Relasi, Manajer, Kepala-Kepala Unit Produksi, serta Pegawai dan Karyawan PT Pagilaran.

DSC00963

Dalam ceramah hikmah syawalannya, Dr. dr. Zaenal Muttaqien menyampaikan bahwa siapapun perlu sehat dan insan artinya harmoni sehingga kalau inbalance berarti ada sesuatu yang tidak beres. Salah satu kunci sehat adalah perbanyaklah silaturahmi dan menyegerakan minta ampunan atau maaf jika kita mempunyai kesalahan. Kesehatan harus dipandang secara holistik, melalui psiko-sosio-dan spiritual. Dalam menghadapi keseharian manusia harus bersikap tenang sehingga terbentuk sebuah keseimbangan tidak terlalu tegang (stress) yang dapat berakibat munculnya berbagai penyakit. Sebagai the great creature, manusia adalah makhluk sempurna yang diciptkan Alloh SWT yang di dalam batang otaknya ada dua titik yang menentukan performa kita yaitu NA dan DMNX apakah mau bekerja atau sebaliknya. Jika kita mampu memfungsikan NA yang dalam bahasa kedokteran disebut Nucleus Ambiguus secara maksimal, maka akan membuat kita ramah terhadap orang lain. Kunci keramahan salah satunya adalah dengan silaturahmi, yang berasal dari kata Silat (menyambung) Rahim (kasih sayang dan care). Untuk itu perlunya kita selalu menciptakan lingkungan yang penuh damai dan aman dalam kehidupan sehingga ikatan kita tidak hanya sekedar secara seremonial (saat hahal bi halal saja), namun secara berkelanjutan sehingga yang tadinya putus kemudian akan silat (menyambung).

DSC01016

Acara Halal Bi Halal diakhiri dengan saling berjabat tangan dan memaafkan antar sesama hadirin. Seusai saling maaf-memaafkan acara dilanjutkan dengan santap makan malam bersama. (msn).